Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

Cara Menulis Buku Pertama: Pengalaman Shazmeen Publishing

Gambar
Menulis buku pertama terasa menakutkan. Kamu akan merasa tidak percaya diri, merasa tulisanmu jelek, dan merasa tidak ada yang akan membaca. Pengalaman Shazmeen Publishing membuktikan bahwa semua penulis pertama mengalami hal yang sama. Cara pertama adalah jangan menulis untuk semua orang. Tulislah untuk satu orang. Bayangkan ada satu orang di usia 20 yang sedang merasa tertinggal dan membutuhkan nasihatmu. Tulislah untuk dia. Tulisanmu akan menjadi lebih personal dan lebih menyentuh. Cara kedua adalah tuliskan bab yang paling mudah dulu. Tidak harus mulai dari bab 1. Jika bab 3 lebih mudah, tulislah bab 3 dulu. Yang penting adalah kamu mulai menulis. Cara ketiga adalah jangan edit saat menulis. Banyak penulis gagal menyelesaikan bukunya karena mereka terus mengedit. Pisahkan waktu menulis dan waktu mengedit. Menulis dulu sampai selesai, baru edit setelahnya. Cara keempat adalah cari komunitas menulis . Bergabunglah dengan komunitas yang memiliki tujuan yang sama. Komunitas akan mem...

Berani Gagal di Usia 20: Kenapa Gagal Adalah Modal Terbesar

Gambar
Banyak orang takut gagal di usia 20. Mereka takut mencoba bisnis karena takut bangkrut. Takut menulis buku karena takut tidak ada yang membaca. Takut melamar pekerjaan karena takut ditolak. Ketakutan ini membuat mereka tidak berani memulai apa pun. Padahal, usia 20 adalah usia terbaik untuk gagal. Mengapa? Karena di usia 20, kamu masih memiliki sedikit beban. Kamu belum memiliki banyak tanggung jawab besar seperti cicilan rumah atau biaya anak. Jika kamu gagal sekarang, dampaknya tidak sebesar jika kamu gagal di usia 40. Kamu masih punya waktu untuk mencoba lagi. Gagal di usia 20 juga adalah investasi pembelajaran. Setiap kegagalan mengajarkanmu sesuatu yang tidak bisa diajarkan oleh sekolah. Ketika kamu gagal dalam bisnis, kamu belajar cara mengelola uang. Ketika kamu gagal dalam menulis, kamu belajar cara menulis yang lebih baik. Ketika kamu ditolak dalam pekerjaan, kamu belajar cara memperbaiki dirimu. Orang-orang yang sukses hari ini bukanlah orang yang tidak pernah gagal. Mereka a...

Cara Mendapatkan ISBN untuk Buku Sendiri, Gratis dan Resmi dari Perpusnas

Gambar
Cara Mendapatkan ISBN untuk Buku Sendiri, Gratis dan Resmi dari Perpusnas Banyak penulis pemula mengira untuk mendapatkan ISBN harus bayar mahal atau harus punya penerbit besar. Padahal, Anda bisa mengurusnya sendiri secara gratis dan resmi melalui Perpusnas.ISBN atau International Standard Book Number adalah nomor identitas buku yang berlaku secara internasional. Tanpa ISBN, buku Anda akan sulit masuk toko buku, perpustakaan, dan tidak bisa dijual di marketplace besar.Berikut panduan lengkapnya. 1. Apa Itu ISBN dan Kenapa Penting? ISBN adalah kode 13 digit yang menjadi identitas unik untuk setiap buku. Fungsinya: syarat buku masuk Perpustakaan Nasional dan perpustakaan daerah Sebagai syarat untuk mendaftarkan buku ke toko buku Gramedia, Togamas, dan lainnya Untuk memudahkan pembaca menemukan buku Anda di Google Books dan marketplace Untuk membedakan buku Anda dengan buku lain yang judulnya mirip Setiap edisi buku yang berbeda, misalnya cetak dan e-book, wajib memiliki ISBN yang berbed...

Mengapa Usia 20-an Adalah Waktu Terbaik untuk Mulai Menulis dan Membaca Buku

Gambar
Mengapa Usia 20-an Adalah Waktu Terbaik untuk Mulai Menulis dan Membaca Buku Seorang pemuda di usia 20-an sedang membaca buku dan menulis jurnal di meja kerjanya. Momen ini menggambarkan pentingnya kebiasaan membaca dan menulis sejak dini Banyak orang beranggapan bahwa menulis dan membaca buku hanya untuk kalangan tertentu. Padahal, di usia 20-an justru adalah masa paling tepat untuk memulainya. Di usia ini, kita sedang mencari jati diri, merencanakan karier, dan belajar memahami hidup.Buku yang kita baca di usia 20-an akan sangat berpengaruh terhadap cara kita berpikir di usia 30-an dan seterusnya. 1. Pikiran Masih Terbuka dan Mudah Menyerap Ide Baru Di usia 20-an, kita belum terlalu terkunci dengan rutinitas yang kaku. Kita masih berani mencoba, masih berani bertanya, dan masih berani bermimpi.Membaca di masa ini akan memperluas cara pandang. Satu buku yang bagus bisa membuka pintu ke banyak ide baru yang sebelumnya tidak pernah kita pikirkan. 2. Menulis Membantu Kita Mengenal Diri S...

5 Pelajaran yang Saya Dapat Saat Menulis Buku "Belum Terlambat Di Usia 20" di Pontianak

Gambar
Cover Buku Diusia 20-an, banyak dari kita merasa tertinggal. Teman sudah lulus, sudah kerja, sudah nikah, sementara kita masih bingung arah hidup. Perasaan itulah yang membuat saya menulis buku pertama saya, _Belum Terlambat Di Usia 20: Menata Arah Hidup Sebelum Memasuki Usia 30. Saya menulis buku ini bukan di Jakarta, bukan di ruang kerja mewah, tapi di Pontianak, di Jalan Tanjung Raya 1, di sela-sela aktivitas saya sebagai penerbit di Shazmeen Publishing. Dan selama prosesnya, ada 5 pelajaran penting yang saya dapat. 1. Jangan Menunggu Sempurna Untuk Mulai Menulis Kesalahan terbesar saya sebagai penulis pemula adalah menunggu ide sempurna. Saya dulu begitu. Selama berbulan-bulan saya hanya membuat outline, tapi tidak pernah menulis bab 1, dan kalau boleh jujur saya sudah cukup banyak menulis tapi selalu mental dikarenakan banyak faktor tapi saya tidak akan menyerah begitu saja. Akhirnya saya memaksakan diri lagi untuk menulis 500 kata per hari, meski jelek. Ternyata, tulisan yang jel...

BELUM TERLAMBAT DI USIA 20 - Fathul Qarib

Gambar
BELUM TERLAMBAT DI USIA 20 Menata Arah Hidup Sebelum Memasuki Usia 30 Cover depan buku Penulis :  Fathul Qarib Penerbit : Shazmeen Publishing Kota Terbit : Pontianak, Kalimantan Barat Kategori : Pengembangan Diri / Self-Development / Motivasi       Tahun Terbit : 2026 ISBN : ( Dalam Proses Pengajuan Perpusnas ) SINOPSIS Di usia 20-an, kita sering merasa tertinggal, cemas, dan bingung arah. Buku ini adalah teman untukmu yang ingin menata ulang hidup sebelum usia 30. Tentang luka, kegagalan, dan bagaimana bangkit tanpa harus sempurna. Buku ini ditulis untuk anak muda yang merasa terlambat. Terlambat lulus, terlambat sukses, terlambat menemukan tujuan hidup. Padahal, tidak ada kata terlambat selama kita mau menata ulang arah. Melalui refleksi, pengalaman pribadi, dan panduan praktis, Fathul Qarib mengajak pembaca untuk berdamai dengan masa lalu, memahami luka, dan membangun arah hidup yang lebih jelas sebelum memasuki usia 30. Untuk Siapa Buku Ini ? Anak muda usia...

Tentang Shazmeen Publishing - Penerbit Buku Pontianak

Gambar
Shazmeen Publishing adalah penerbit buku independen yang berlokasi di Jl. Tanjung Raya 1, Gg. H. Said, Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78234. Didirikan oleh Fathul Qarib, Shazmeen Publishing hadir untuk menerbitkan buku-buku berkualitas di bidang motivasi, pendidikan, pengembangan diri, dan literasi. Logo Shazmeen Publishing Legalitas: NIB: 0910260035655 KBLI: 58110 Penerbitan Buku Sertifikat Standar: 09102600356550001 Kontak: Email: vivosayaid415@gmail.com Telepon/WA: 08219846728/0895636053600 Website: https://shazmeenpublishing.blogspot.com Buku Perdana Kami: BELUM TERLAMBAT DI USIA 20 - Panduan untuk generasi muda agar tidak merasa tertinggal. Shazmeen Publishing membuka peluang kerjasama naskah dan penerbitan buku.